Deskripsi Singkat
Chief Operating Officer (COO) atau Direktur Operasional adalah posisi eksekutif yang bertanggung jawab atas pengelolaan dan efisiensi operasional perusahaan sehari-hari. Seorang COO memastikan semua strategi bisnis yang ditetapkan oleh CEO dapat diimplementasikan dengan optimal melalui sistem kerja yang efektif, efisien, dan terukur.
Sebagai penggerak utama operasional perusahaan, COO memiliki peran penting dalam menjaga kualitas produk, layanan pelanggan, serta produktivitas tim agar sesuai dengan standar bisnis dan target perusahaan.
Kualifikasi Chief Operating Officer (COO)
Untuk menjadi seorang COO profesional, biasanya dibutuhkan:
Pendidikan minimal S1 atau S2 di bidang Manajemen, Bisnis, Teknik Industri, atau Operasional.
Pengalaman 8–15 tahun dalam bidang manajemen operasional atau manajemen proyek.
Pemahaman mendalam tentang strategi bisnis, supply chain, manajemen kualitas, dan efisiensi proses.
Kemampuan untuk mengelola tim lintas departemen dan membuat keputusan berbasis data.
Tugas dan Tanggung Jawab COO / Direktur Operasional :
1. Merancang dan mengawasi strategi operasional agar selaras dengan visi dan misi perusahaan.
2. Mengelola aktivitas harian di semua divisi agar berjalan efisien.
3. Memantau kinerja operasional dan menganalisis KPI (Key Performance Indicators).
4. Berkoordinasi dengan CEO dan jajaran manajemen untuk merencanakan ekspansi bisnis.
5. Mengoptimalkan proses produksi, logistik, dan layanan pelanggan.
6. Meningkatkan kualitas SDM dan memastikan budaya kerja produktif.
7. Menyusun laporan operasional dan rekomendasi strategis untuk direksi.
8. Menangani risiko operasional dan memastikan kepatuhan terhadap standar industri.
Skill yang Dibutuhkan untuk Menjadi COO :
Skill Teknis (Hard Skill)
Operational Management – mengatur strategi efisiensi dan produktivitas.
Data & Business Analysis – menggunakan data untuk pengambilan keputusan operasional.
Financial Planning – mengelola anggaran dan efisiensi biaya operasional.
Project Management – memastikan proyek berjalan sesuai jadwal dan standar.
Quality Control & Supply Chain – memahami proses rantai pasok dan kontrol mutu.
Microsoft Excel & Data Tools – untuk analisis performa, laporan keuangan, dan operasional.
Skill Non Teknis (Soft Skill) :
Leadership & Team Management – memimpin tim lintas departemen dengan efektif.
Communication & Collaboration – membangun sinergi antar divisi perusahaan.
Problem Solving & Decision Making – menyelesaikan masalah operasional dengan cepat.
Time Management & Prioritization – mengatur waktu dan sumber daya dengan efisien.
Strategic Thinking & Adaptability – mampu beradaptasi dalam perubahan pasar dan teknologi.
🎓 Rekomendasi Kursus dari digitalpelatihan.com
Kembangkan kemampuan kepemimpinan dan manajemen operasional Anda melalui kursus-kursus unggulan di digitalpelatihan.com:
- ⚙️ Kursus Manajemen Operasional Modern – Pelajari strategi efisiensi dan kontrol kualitas bisnis.
- 📈 Kursus Microsoft Excel untuk Manajer & COO – Kuasai analisis data dan laporan performa operasional.
- 💡 Kursus Manajemen Proyek Profesional (Project Management) – Kendalikan proyek dengan teknik manajemen yang tepat.
- 🌍 Kelas Digital Transformation & Business Process Improvement – Siapkan operasional perusahaan menuju era digital.
- 🧠 Kursus Leadership dan Pengambilan Keputusan Strategis – Tingkatkan kemampuan memimpin dan membuat keputusan kritis.
💡 Segera daftar di digitalpelatihan.id untuk memperkuat skill dan membuka peluang karier lebih luas sebagai Operations Manager profesional.
